Masa Tenang Pemilu Diharap Kondusif, Pemerintah Diminta Jaga Netralitas

Estimated read time 3 min read

Pemilihan umum adalah momen penting dalam kehidupan demokrasi sebuah negara. Pada saat pemilihan, masyarakat mempunyai kesempatan untuk memilih pemimpin mereka dan menentukan arah masa depan negara. Salah satu tahap penting dalam pemilihan adalah masa tenang, yang dimulai beberapa hari sebelum hari pemilihan.

Seluruh kontestan, pendukung, dan pemerintah diminta menjaga situasi masa tenang, dan tidak melakukan operasi terselubung, dalam tahapan pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan presiden (Pilpres) 2024 sampai tiba hari pemungutan suara.

Menurut Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia Neni Nur Hayati, pemerintah mesti memperlihatkan komitmen buat bersikap netral sesuai perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang pemungutan suara.

“Diharapkan kepada pemerintah untuk dapat menjaga kondusifitas Pemilu, tidak ikut cawe-cawe dan kampanye terselubung di masa tenang untuk kandidat yang diusungnya,” kata Neni dalam keterangannya seperti dikutip pada Minggu (11/2/2024).

Salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh pemerintah adalah dengan memastikan penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran di masa mendatang. Setiap upaya untuk mempengaruhi pemilih atau mengganggu ketertiban umum harus dilakukan dengan cepat dan adil. Pihak yang berwenang harus siap untuk menentukan siapa pun yang melanggar aturan masa tenang.

Pengawasan Pemerintah

Selain itu, pemerintah juga harus memberikan pengawasan ketat terhadap media massa dan media sosial. Informasi yang disebarkan selama masa tenang harus dikontrol dengan baik dan tidak mengarahkan opini publik ke satu pihak atau kandidat tertentu. Pemerintah harus memastikan bahwa semua media menjaga netralitas dan tidak memihak salah satu pihak yang berselisih dalam pemilihan.

Partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam menjaga masa tenang yang kondusif. Masyarakat harus mematuhi aturan dan tidak terlibat dalam kegiatan politik yang melanggar masa tenang. Semua pihak harus mengedepankan dialog dan diskusi yang sehat dalam menyampaikan pandangan politik mereka.

Pada masa tenang, pemerintah juga harus memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada masyarakat. Pemilih harus mengetahui hak-hak mereka dan prosedur pemilihan yang berlaku. Informasi mengenai tempat pemungutan suara, waktu pemungutan suara, dan persyaratan pemilih harus disampaikan dengan jelas dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.

Netralitas pemerintah sangat penting dalam menjaga masa tenang yang kondusif. Pemerintah harus menghindari tindakan atau pernyataan yang dapat mempengaruhi opini publik atau mengarahkan pemilih ke satu pilihan tertentu. Pemerintah harus tetap netral dan memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa pemilu akan dilaksanakan secara adil dan transparan.

Sebagai warga negara yang baik, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga masa tenang yang kondusif. Kita harus mematuhi aturan dan tidak terlibat dalam kegiatan politik yang melanggar masa tenang. Dengan menjaga masa tenang dan kondusif, kita dapat memastikan bahwa pemilihan dilaksanakan dengan adil dan demokratis.

Pemilihan umum adalah momen penting dalam kehidupan demokrasi sebuah negara. Masa tenang adalah tahap krusial dalam pemilihan yang harus dijaga dengan baik. Pemerintah memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga netralitas dan kenyamanan masa tenang. Dengan menjaga masa tenang dan kondusif, kita dapat memastikan bahwa pemilu berjalan adil dan transparan, serta memperkuat demokrasi negara kita.

More From Author

+ There are no comments

Add yours