Jokowi: Pemerintah Serius Perangi Judi Online, Lebih dari 2,1 Juta Situs Sudah Ditutup

Estimated read time 2 min read

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah sangat serius dalam memerangi perjudian online yang semakin meresahkan masyarakat. Hingga saat ini, lebih dari 2,1 juta situs judi online telah berhasil ditutup oleh pemerintah. Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menindak tegas segala bentuk kegiatan ilegal di dunia maya, tetapi juga mencerminkan upaya serius untuk melindungi masyarakat dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh perjudian online.

Dalam pernyataan resminya yang ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu, 12 Juni 2024, Jokowi menyampaikan informasi penting ini kepada publik. Penutupan lebih dari 2,1 juta situs judi online merupakan langkah nyata yang diambil oleh pemerintah untuk memberantas perjudian online di Indonesia.

Selain penutupan situs, pemerintah juga sedang mempersiapkan langkah-langkah tambahan untuk memastikan pemberantasan kegiatan perjudian online berjalan efektif. Langkah-langkah ini termasuk peningkatan kerjasama dengan penyedia layanan internet dan pihak berwenang terkait untuk memantau dan mendeteksi aktivitas perjudian online secara lebih efisien.

Pemerintah Sedang Dalam Pembentukan Satgas

Presiden Jokowi dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa pemerintah sedang dalam proses pembentukan Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk memberantas judi online. Pembentukan Satgas ini merupakan langkah strategis yang diharapkan dapat segera selesai dan mulai beroperasi dalam waktu dekat.

Satgas ini akan memiliki tugas utama untuk memantau, menindak, dan menutup situs-situs judi online yang masih beroperasi. Penindakan yang tegas dan konsisten diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku dan pelindung bisnis judi online.

Pembentukan Satgas ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan perlindungan lebih kepada masyarakat dari dampak negatif judi online. Judi online tidak hanya membawa kerugian finansial bagi individu yang terlibat, tetapi juga dapat merusak tatanan sosial dan moral masyarakat.

Selain itu, Satgas juga diharapkan dapat meningkatkan koordinasi antar lembaga terkait dalam upaya pemberantasan judi online. Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan tindakan pemberantasan dapat berjalan lebih sinergis dan efektif. Langkah ini menunjukkan komitmen serius pemerintah dalam memerangi judi online dan menjaga keamanan siber di Indonesia.

You May Also Like

More From Author